Tentang Kami

Sejarah Singkat Helping Peduli Sosial

Dalam rangka mengisi Hari Anak Nasional 2007, Dean Lugisto dan Dedy Rizmawan memutuskan untuk mengisi Hari Anak Nasional dengan membagikan paket makanan kepada anak jalanan (Anak Marjinal). Makanan yang dimaksud berupa makanan 4 Sehat dan 5 Sempurna sebagai bentuk edukasi dan pemenuhan hak gizi kepada anak marjinal.

Sebanyak 700 paket makanan dipasang sebagai target untuk menjalankan program bakti sosial. Tepat pada tanggal 23 Juli 2007, makanan yang berhasil dikumpulkan sebanyak 2.160 paket. Mayoritas makanan didapatkan melalui sosial media Friendster, flyer dan para sahabat dari rekan founder lain, yaitu Susy Milano. Susy Milano akhirnya menjadi corong informasi antara program- program Helping dengan para donatur.

Saat menjalankan program di lapangan, Dean Lugisto, Dedy Rizmawan dan Susy Milano menemukan founder ke-4, yakni Juneika Christianti, yang pada saat itu merupakan relawan terdaftar untuk membantu anak marjinal mendapatkan hak pengajaran dan basis mereka bertempat di bawah kolong tol Grogol, Jakarta Barat. Mereka akhirnya bersinergi bersama membuat SOP fundamental dasar untuk program Helping membagikan paket makanan sehat serta program- program Helping berikutnya di masa depan.

Sehari setelah program berhasil dilaksanakan dan memiliki dokumentasi otentik serta diposting kedalam Friendster yang berupa foto dan ucapan terima kasih, founder kelima yaitu Abbas Supardi (Alm.) atau yang lebih akrab disapa Abdi memutuskan membuatkan website resmi sebagai bentuk kontribusi kepada Helping. Identitas resmi serta visi dan misi terbentuk pada tahap ini, dengan strultur organisasi sederhana meski belum menempuh jalur untuk melegalkannya secara hukum.

Tanggal Lahir Helping Peduli Sosial

Dengan demikian Helping Peduli Sosial terbentuk tanggal 23 Juli 2007 dengan identitas yang dibentuk bersama dengan founder lainnya, yaitu Dean Lugisto, Dedy Rizmawan, Susi Milano, Juneika Christianti, dan Abbas Supardi. Menyatukan Visi & Misi dan terus meneruskan program-program lain dalam upaya mensejahterakan masyarakat di golongan kurang mampu.

Tentang Helping Peduli Sosial – Logo

tentang helping peduli sosialDean Lugisto dan Dedy Rizmawan membutuhkan nama dan logo untuk merepresentasikan program yang akan dibuat. Logo dengan vector tangan sebelah kiri akhirnya dipilih mereka berdua dengan latar putih dan bergaris merah sebagai lambang negara Indonesia.

Nama atau Kosakata Helping sendiri dipilih dan dipakai untuk mendeskripsikan dengan cara yang paling sederhana akan makna menolong sebagai kata kerja. Dua tanda seru dibelakang adalah representasi dari masing-masing Dean Lugisto dan Dedy Rizmawan yang melahirkan nama serta logo.

FacebookTwitterGoogle+Share